OSN, … Menjaring dan Membina Siswa Brilian

Di antara tahapan mencerdaskan kehidupan bangsa adalah menjaring dan membina siswa brilian. Tahapan-tahapan inilah yang dilaksanakan dalam OSN.

 

Olimpiade Sains Nasional (OSN) tak sekadar menumbuhkembangkan sikap kompetitif antarsiswa dalam bidang sains dan tekhnologi. OSN juga merupakan media penjaringan dan pembinaan bagi siswa-siswi berprestasi dalam dunia sains dan tekhnologi agar bisa dipersiapkan mengikuti kompetisi internasional.
“Para juara OSN akan dibina dan diikutsertakan dalam kompetisi sains dan tekhnologi tingkat internasional,” kata Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Mandikdasmen), Prof. Suyanto, Ph. D. Menurut Suyanto, proses penjaringan siswa brilian tersebut tidak instan. Sebelum diizinkan mengikuti kompetisi sains tingkat nasional, mereka harus lolos dari pelbagai kompetisi sains, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten hingga provinsi.
“Penyaringan siswa brilian ini sangat ketat,” kata Suyanto.

Selain memaparkan tentang tujuan OSN sebagai media penjaringan dan pembinaan siswa brilian, Suyanto juga memaparkan tujuan OSN secara umum. Menurutnya, OSN ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, terutama di bidang sains dan tekhnologi melalui budaya belajar, berkarya dan pengembangan potensi diri, sikap kompetitif serta meningkatkan dan memperkokoh rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam OSN ini, terdapat peserta yang terdiri dari siswa-siswi tingkat SD/MI, SMP/Mts, SMA/MA
dan SDLB/SD Inklusi (tunanetra/tunarungu/tunadaksa ringan). Mereka merupakan wakil dari 33 porvinsi di Indonesia, setelah terlebih dahulu berjuang keras dan berhasil menjuarai kompetisi/seleksi OSN yang berlapis-lapis mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota hingga provinsi.

OSN melombakan beberapa bidang, materi yang dilombakan studi, yaitu :

untuk SD/MI Matematika dan IPA.
SMP/MTs Matematika, Fisika, dan Biologi.
SMA/MA Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Komputer, Astronomi, Kebumian, dan Ekonomi.

SDLB/SD Inklusi Matematika dan IPA.

Sebagai penghargaan terhadap para juara, disediakan 67 medali emas, 132 medali perak, dan 197 medali perunggu (Data OSN 2009) untuk diperebutkan secara fair, serta sertifikasi keikutsertaan bagi semua peserta. Sementara untuk dewan juri, telah terjalin kerjasama yang baik dengan berbagai perguruan tinggi, di antaranya UI, UGM, ITB, IPB, dan STEKPI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s